Telingaan Aruu, Tradisi Memanjangkan Telinga Khas Suku Dayak - Suku dayak merupakan suku terbesar yang mendiami pulau Kalimantan. Suku dayak memiliki tradisi unik, di mana mereka biasa memanjangkan daun telinga menggunakan pemberat seperti gelang berbahan dasar logam. Benda tersebut dalam bahasa kenyah dinamai Belaong dan akan terus diperpanjang hingga sekian meter.
Tidak semua orang Dayak menerapkan tradisi ini. Suku dayak Kenyah, Penan, Kelabit, dan beberapa suku dayak pedalaman-lah yang melakukan kegiatan ini. Tradisi ini bahkan sudah dilakukan sejak seseorang masih bayi. Yakni selepas luka bekas tindik mengering, lantas yang mulanya hanya diberi benang digantikan dengan kayu. Hal ini dimaksudkan agar lubang tindik menjadi lebih besar atau lebar.
Potong Jari, Tradisi Ekstream dan Unik Suku Dani - Indonesia memang terkenal akan budaya dan tradisinya yang sangat beragam. Termasuk satu tradisi unik, tapi cenderung ekstrem di wiilayah Papua. Tradisi ini dilakukan oleh suku yang mendiami wilayah di distrik Kurulu yakni suku dani, di mana warganya memiliki tangan akan tetapi tanpa ruas jari. Tidak hanya semata memotong jari saja, suku dani juga memotong daun telinganya.
Suku Dani yang mendiami Lembah Baliem ini melakukan tradisi ini secara turun temurun hingga saat ini. Suku Dani menyebut tradisi memotong ruas jari dengan nama iki palek. Hal ini memang sudah menjadi tradisi yang melekat kuat pada suku Dani. Ada alasan kenapa mereka rela memotong jari-jarinya, dan berikut Tradisinesia sajikan alasan tersebut beserta penjelasannya.
Omed Omedan, Tradisi Unik Berciuman di Bali - Bali tidak bisa dilepaskan akan adat serta budayanya yang masih trejaga hingga saat ini. Hal ini bisa kita lihat dari bangunan balidan yang masih dilestarikan sampai saat ini. Selain terkenal akan tempat wisatanya yang beragam, Bali juga memiliki budaya yang terbilang sangat unik, yakni omed-omedan.
Omed-omedan sendiri bisa dikatakan sejenis upacar yang dikhususkan untuk muda-mudi Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar. Upacara ini sendiri dilakukan setiap tahun dan dilaksanakan sehabis hari raya Nyepi dan dalam rangka menyambut tahun baru saka. Tradisi ini masih berkembang hingga sekarang dan terkenal karena keunikannya. Berikut Tradisinesia sajikan penjelasannya lebih detail.
Petekan, Tradisi Unik Tes Kehamilan Suku Tengger Malang - Berbicara tentang Malang dan Bromo, nama suku tengger tentunya bukan suatu hal yang asing. Suku yang tinggal di lereng pegunungan Tengger ini punya sebuah tradisi unik, yakni petekan. Tradisi ini sendiri dilakukan oleh warga Desa Ngadas, Poncokusumo, Malang.
Dalam melakukan tradisi ini biasanya dipimpin oleh dukun adat dan dibantu dua orang seperti dukun bayi dan Pak Legen. Sebenarnya apa fungsi tradisi ini dan bagaimana efeknya terhadap masyarakat tengger? Mari kita bahas satu-satu.




